Tanda2 Kiamat

on Senin, 16 Mei 2011

Hudzaifah bin As-yad al-Ghifary berkata, sewaktu kami sedang berbincang, tiba-tiba datang Nabi Muhammad S.A.W kepada kami lalu bertanya, “Apakah yang kamu semua sedang bincangkan.?”

.

Lalu kami menjawab, “Kami sedang membincangkan tentang hari Kiamat.” Sabda Rasulullah S.A.W. “Sesungguhnya kiamat itu tidak akan terjadi sebelum kamu melihat sepuluh tanda :

.

1. Asap
2. Dajjal
3. Binatang melata di bumi
4. Terbitnya matahari sebelah barat
5. Turunnya Nabi Isa A.S
6. Keluarnya Yakjuj dan Makjuj
7. Gerhana di timur
8. Gerhana di barat
9. Gerhana di jazirah Arab
10. Keluarnya api dari kota Yaman menghalau manusia ke tempat pengiringan mereka.

Dajjal maksudnya ialah bahaya besar yang tidak ada bahaya sepertinya sejak Nabi Adam A.S sampai hari kiamat. Dajjal boleh membuat apa saja perkara-perkara yang luar biasa. Dia akan mendakwa dirinya Tuhan, sebelah matanya buta dan di antara kedua matanya tertulis perkataan ‘Ini adalah orang kafir’.

Asap akan memenuhi timur dan barat, ia akan berlaku selama 40 hari. Apabila orang yang beriman terkena asap itu, ia akan bersin seperti terkena selsema, sementara orang kafir pula keadaannya seperti orang , asap akan keluar dari hidung, dan dubur mereka.

Binatang melata yang dikenali sebagai Dabatul Ard ini akan keluar di kota Mekah dekat gunung Shafa, ia akan berbicara dengan kata-kata yang fasih dan jelas. Dabatul Ard ini akan membawa tongkat Nabi Musa A.S dan Nabi Sulaiman A.S. Apabila binatang ini memukulkan tongkatnya ke dahi orang yang beriman, maka akan tertulislah di dahi orang itu ‘Ini adalah orang yang beriman’. Apabila tongkat itu dipukul ke dahi orang yang kafir, maka akan tertulislah ‘Ini adalah orang kafir’.

Turunnya Nabi Isa. A.S di negeri Syam di menara putih, beliau akan membunuh dajjal. Kemudian Nabi Isa A.S akan menjalankan Nabi Muhammad S.A.W.

Yakjuj dan Makjuj pula akan keluar, mereka ini merupakan dua golongan. Satu golongan kecil dan satu lagi golongan besar. Yakjuj dan Makjuj itu kini berada di belakang bendungan yang dibangunkan oleh Iskandar Zulqarnain. Apabila keluarnya mereka ini, bilangannya tidak terhitung banyaknya, sehingga kalau air laut Thahatiah diminum nescaya tidak akan tinggal walau pun setitik.

Rasulullah S.A.W telah bersabda, “Hari kiamat itu mempunyai tanda, bermulanya dengan tidak laris jualan di pasar, sedikit saja hujan dan begitu juga dengan tumbuh-tumbuhan. Ghibah menjadi-jadi di merata-rata, memakan riba, banyaknya anak-anak zina, orang kaya diagung-agungkan, orang-orang fasik akan bersuara lantang di masjid, para ahli mungkar lebih banyak menonjol dari ahli haq”

Berkata Ali bin Abi Talib, Akan datag di suatu masa di mana Islam itu hanya akan tinggal namanya saja, agama hanya bentuk saja, Al-Qur’an hanya dijadikan bacaan saja, mereka mendirikan masjid, sedangkan masjid itu sunyi dari zikir menyebut Asma Allah. Orang-orang yang paling buruk pada zaman itu ialah para ulama, dari mereka akan timbul fitnah dan fitnah itu akan kembali kepada mereka juga. Dan kesemua yang tersebut adalah tanda-tanda hari kiamat.”

Sabda Rasulullah S.A.W, “Apabila harta orang kafir yang dihalalkan tanpa perang yang dijadikan pembahagian bergilir, amanat dijadikan seperti harta rampasan, zakat dijadikan seperti pinjaman, belajar lain daripada agama, orang lelaki taat kepada isterinya, menderhakai ibunya, lebih rapat dengan teman dan menjauhkan ayahnya, suara-suara lantang dalam masjid, pemimpin kaum dipilih dari orang yang fasik, oarng dimuliakan kerana ditakuti akan tindakan jahat dan aniayanya dan bukan kerana takutkan Allah, maka kesemua itu adalah tanda-tanda kiamat.”

Sumber: luvislam92.blogspot.com

Another one

Hari itu hari Selasa, tanggal 27 Oktober 2009. Ya, benar, hari Selasa. Masih teringat dengan jelas di otak saya, kejadian yang tak akan terlupakan seumur hidupku. Saya tiba di rumah jam 17.00 WIB, tak seperti biasanya. Biasanya saya pulang jam 14.00 WIB, tapi hari ini ada pengayaan di sekolah terus dilanjutkan dengan les matematika di rumah Pak Ihsan. Wah, sungguh pusing otak saya.

Oh, iya, saya belum memperkenalkan diri. Nama saya Kevin, tepatnya Kevin Andreas Rossi. Saya tidak ada hubungan keluarga dengan pembalap terkenal itu, hanya saja ayah saya adalah penggemar fanatiknya. Umur saya 18 tahun. Saya bersekolah di sebuah sekolah negeri terkemuka di kota Banjar, kota yang baru berdiri, setelah lepas dari kota Ciamis. Saya tinggal di rumah sederhana, di daerah timur Banjar. Saya kurang menyukai daerah ini, ya begitulah, nanti saya ceritakan. Saat ini saya duduk di kelas 3 IPA 1, sebentar lagi saya akan mengikuti UN. UN ya UN sungguh menakutkan bagi sebagian siswa, menantang bagi sebagian siswa, dan hambar bagi siswa lain yang tak peduli akan masa depan pendidikannya.

Pengayaan tadi membahas mengenai bab limit, ya, itu pelajaran matematika. Saya gak tahu harus senang atau tidak pada matematika, yang jelas saya merasa tertantang untuk meyelesaikan soal – soalnya. Setelah pengayaan, saya dan beberapa teman saya langsung ke rumah Pak Ihsan, les matematika. Hmm…matematika lagi, ya bagaimana lagi, matematika is one important lesson in UN. Penat sudah otak saya, saya pengen segera pulang, merebahkan diri di kasur yang empuk sambil melihat kontes kreatifitas orang Jepang. Mandi…, saya gak kepikiran untuk mandi, gak apa kali ya kalo sesekali gak mandi. Akhirnya les selesai, saatnya pulang, yeeaaa… so happy I am.

Rumah, saya sudah tiba di rumah jam 17.00 WIB. Tapi, kenapa jam segini, rumah saya terasa begitu sepi. Biasanya ibu dan ayah sedang duduk di teras rumah. Ada perasaan aneh ketika memasuki gerbang rumah, semilir angin dingin membuat buluk kudukku berdiri. Badan terasa tak karuan panas, dingin, dua – duanya aku rasakan. Sungguh bukan utopia yang biasa saya rasakan.

Tok…tok..tok…

Assalamualaikum..bu…yah…

Assalamualaikum…

Tak ada jawaban, kemana mereka, ya

Emm, duduk saja diteras rumah, ah. Kali aja mereka sebentar lagi pulang. Sudah 15 menit saya menunggu, hari semakin sore. Layung senja menampakan dirinya. Indah juga sore ini, tak biasa saya merasakan penampakan layung senja di sore yang cerah.

Vin…Kevin..

Hahh…

Suara itu menyadarkanku dari lamunan, itu suara bibi saya.

Ada apa, bi

Ibu dan ayah mu sedang pergi ke Cikupa. Ada keperluan, ayo tunggu di rumah bibi saja.

Akhirnya saya ikut ke rumah bibi, tak jauh dari rumah saya. Ada apa, ya, ayah dan ibu ke Cikupa. Setau saya, saya tidak punya saudara di sana. Males juga saya menanyakannya ke bibi. Begitu tiba di rumah bibi saya, langsung saja merebahkan diri di kursi, sementara bibi dan anak-anaknya ada di lantai dua. Rumahnya emang bertingkat, tingkat dua tepatnya. Tak taunya saya ketiduran.
___Bersambung___

Naruto

on Minggu, 01 Mei 2011

Bagi Anda yang menyukai anime Naruto, kayanya wajib baca info ini. Naruto ternyata berasal dari Indonesia!! Gak percaya?Check this out
Naruto.